STIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI MELALUI PERAN ORANG TUA, LINGKUNGAN, DAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF

Penulis

  • Zulkifli Surahmat IAI DDI Sidenreng Rappang Penulis
  • Sri Yulanda Penulis

Kata Kunci:

anak usia dini,, era digital,, pendidikan orang tua,, perkembangan bahasa,, perkembangan sosial

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa dan sosial anak usia dini di era digital melalui pendekatan literature review dengan menelaah berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengoptimalkan perkembangan bahasa dan sosial anak usia dini, di mana orang tua yang aktif memberikan stimulasi bahasa melalui komunikasi yang responsif dan interaksi sehari-hari dapat membantu anak meningkatkan kemampuan kosakata, berbicara, serta keterampilan sosial. Selain itu, penggunaan media digital dapat memberikan dampak positif apabila disertai pendampingan orang tua, namun dapat berdampak negatif jika digunakan tanpa pengawasan. Berbagai strategi stimulasi seperti aktivitas bernyanyi dan bermain peran juga terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, serta mendukung perkembangan sosial anak melalui interaksi langsung. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa optimalisasi perkembangan bahasa dan sosial anak usia dini sangat dipengaruhi oleh peran aktif orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang kaya bahasa dan mendukung di era digital.

Referensi

Almaghfiroh, Z. A., Ayu, G. F., Maulana, A. A., Elbarkah, A. A., & Sulaiman, H. S. (2024).

Implementasi perkembangan bahasa dan sosial anak melalui pendidikan orang tua yang

berkualitas. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 13158-13180. https://j-

innovative.org/index.php/Innovative

Azkia, N. S., Rezeki, N. M., Zahra, A. A., & Sari, I. A. (2025). Stimulasi perkembangan bahasa anak

usia dini dengan metode bermain peran. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora,

4(3), 5358-5367. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design.

Harvard University Press.

Hart, B., & Risley, T. R. (1995). Meaningful differences in the everyday experience of young

American children. Paul H. Brookes Publishing.

Hoff, E. (2006). How social contexts support and shape language development. Developmental

Review, 26(1), 55-88. https://doi.org/10.1016/j.dr.2005.11.002

Landry, S. H., Smith, K. E., & Swank, P. R. (2006). Responsive parenting: Establishing early

foundations for social, communication, and independent problem-solving skills. Developmental

Psychology, 42(4), 627-642. https://doi.org/10.1037/0012-1649.42.4.627

McGillion, M., Pine, J. M., Herbert, J. S., & Matthews, D. (2017). A randomised controlled trial to

test the effect of promoting caregiver contingent talk on language development in infants from

diverse socioeconomic status backgrounds. Journal of Child Psychology and Psychiatry,

58(10), 1122-1131. https://doi.org/10.1111/jcpp.12725

Montessori, M. (1967). The absorbent mind. Holt, Rinehart and Winston.

Mutoharoh, Q., Triningsih, R. W., & Aryani, H. R. (2022). Musik sebagai stimulasi perkembangan

bahasa pada anak usia dini: Literature review. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(1), 1-15.

Paujiah, T. S., Muslihin, H. Y., & Rahman, T. (2022). Peran lingkungan dalam menstimulasi

perkembangan bahasa serta menumbuhkan karakter anak usia dini. Pelangi: Jurnal Pemikiran

dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 103-122.

https://doi.org/10.52266/pelangi.v4i1.766

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.

Rasmah, N., Ashari, A., Sinaga, E. F. L., & Surahmat, Z. (2026). Authentic Content-Based

Instruction in EFL Classrooms: Preparing University Students for Real-World Communication.

IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 14(1),

2372-2384.

Rowe, M. L. (2012). A longitudinal investigation of the role of quantity and quality of child-directed

speech in vocabulary development. Child Development, 83(5), 1762-1774.

https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2012.01805.x

Snow, C. E. (1972). Mothers’ speech to children learning language. Child Development, 43(2), 549-

565. https://doi.org/10.2307/1127555

Surahmat, Z., Jamaliah, M., Ramaliah, N., Idrus, N. A., & Kisma, K. (2025). PERKEMBANGAN

BAHASA ASING PADA ANAK: KAJIAN LITERATUR TENTANG PERAN

PENDIDIKAN. Al-Irsyad: Journal of Education Science, 4(2), 684–692.

https://doi.org/10.58917/aijes.v4i2.211

Tamis-LeMonda, C. S., Bornstein, M. H., & Baumwell, L. (2001). Maternal responsiveness and

children’s achievement of language milestones. Child Development, 72(3), 748-767.

https://doi.org/10.1111/1467-8624.00313

Ulfah, U., Na’imah, N., Rohmah, L., Putri, H. A., & Maharani, T. M. (2025). Peran orang tua untuk

meningkatkan kompetensi bahasa anak di era digital. Journal of Early Childhood and Character

Education, 5(1), 35-48. https://doi.org/10.21580/joecce.v5i1.26652

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes.

Harvard University Press.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-02