PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: IMPLEMENTASI METODE GASING PADA MADRASAH IBTIDAIYAH SE-KABUPATEN BULUKUMBA

Authors

Keywords:

Implementasi, Metode Gasing, Pengabdian Masyarakat

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika melalui metode GASING (Gampang, Asik, dan Menyenangkan). Observasi awal terhadap 32 guru MI di Bulukumba menunjukkan 76% masih menggunakan pembelajaran konvensional. Kegiatan pelatihan berbasis lesson study dilaksanakan selama tiga hari dan dua minggu pendampingan, melibatkan 25 guru. Hasilnya, skor pemahaman guru meningkat dari 58,4 menjadi 86,7 (naik 48,4%), dan 92% peserta melaporkan peningkatan kepercayaan diri serta kreativitas mengajar. Observasi di lima kelas menunjukkan partisipasi siswa naik dari 48% menjadi 78%, dan nilai ulangan harian meningkat dari 65,2 menjadi 82,6. Penerapan metode GASING terbukti efektif meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan keterlibatan siswa, sejalan dengan teori Konstruktivisme, Sosial-Kognitif, dan Humanistik, serta mendukung terwujudnya komunitas belajar guru dalam semangat Merdeka Belajar.Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika melalui penerapan metode GASING (Gampang, Asik, dan Menyenangkan). Hasil observasi awal terhadap 32 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Bulukumba menunjukkan bahwa 76% guru masih menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru (teacher-centered), sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat secara aktif dalam proses belajar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang pelatihan berbasis lesson study yang memadukan sesi teori, perencanaan kolaboratif, demonstrasi pembelajaran di kelas, serta refleksi dan pendampingan pascapelatihan. Kegiatan ini melibatkan 25 guru matematika selama tiga hari pelatihan intensif dan dua minggu pendampingan di sekolah masing-masing. Hasil kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman guru terhadap metode GASING, dengan rata-rata skor meningkat dari 58,4 (pra-pelatihan) menjadi 86,7 (pascapelatihan) atau mengalami peningkatan sebesar 48,4%. Sebanyak 92% peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan kreativitas dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa. Observasi terhadap lima kelas uji coba menunjukkan bahwa partisipasi aktif siswa meningkat dari 48% menjadi 78%, sedangkan nilai ulangan harian pada topik Operasi Bilangan naik dari 65,2 menjadi 82,6. Temuan ini menunjukkan bahwa metode GASING tidak hanya meningkatkan hasil belajar kognitif, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri, motivasi, dan keterlibatan emosional siswa. Secara teoretis, hasil ini selaras dengan teori Konstruktivisme Piaget, Sosial-Kognitif Bandura, dan Humanistik Rogers, yang menekankan pentingnya pembelajaran bermakna, self-efficacy, dan lingkungan belajar yang aman serta menyenangkan. Penerapan model pelatihan berbasis lesson study juga mendorong terbentuknya komunitas belajar guru yang berkelanjutan. Dengan demikian, program ini menunjukkan bahwa metode GASING merupakan pendekatan pedagogik yang efektif dan relevan dengan paradigma Merdeka Belajar di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Published

2022-02-09

Most read articles by the same author(s)